Breaking News

5 Komoditas Hortikultura yang Bisa Jadi Andalan Baru Garut, Bawang Putih hingga Stroberi

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

TIGARUT.COM – Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kondisi geografis dan keberadaan kawasan dataran tinggi membuat berbagai komoditas hortikultura berpeluang untuk terus dikembangkan.

Peluang tersebut semakin terbuka setelah Dosen Praktisi Industri Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad), Dr. Chung KyongHo, menyampaikan rencana melakukan uji coba penanaman sejumlah komoditas hortikultura di Kabupaten Garut.

Beberapa komoditas yang akan diuji coba di antaranya bawang putih, kentang, dan stroberi. Rencana ini juga menjadi peluang untuk membangun kerja sama yang lebih baik antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Garut.

“Saya ada rencana uji coba tanam bawang putih, sama kentang, stroberinya. Kalau hari ini cukup senang untuk ketemu sama Pak Bupati, nanti ke depan juga (kerja sama yang baik),” kata Chung KyongHo di sela kunjungannya di Kabupaten Garut.

Lantas, apa saja komoditas hortikultura yang berpotensi menjadi andalan baru Garut? Berikut lima di antaranya.

 

1. Bawang Putih

Bawang putih menjadi salah satu komoditas yang masuk dalam rencana uji coba penanaman di Garut.

Uji coba tersebut penting untuk mengetahui kesesuaian varietas dengan kondisi lahan, sekaligus menemukan teknik budidaya yang paling tepat. Jika hasilnya baik, pengembangan bawang putih dapat menjadi peluang baru bagi petani Garut.

2. Kentang

Kentang merupakan komoditas yang identik dengan kawasan pertanian dataran tinggi.

Garut memiliki sejumlah wilayah dengan karakter geografis yang berpotensi mendukung budidaya kentang. Selain dipasarkan dalam bentuk segar, kentang juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang bernilai tambah.

3. Stroberi

Stroberi menjadi komoditas yang menarik karena memiliki peluang tidak hanya dari sisi pertanian, tetapi juga pariwisata.

Budidaya stroberi dapat dikembangkan melalui konsep agrowisata, seperti wisata petik buah. Hasil panennya pun dapat diolah menjadi berbagai produk, mulai dari selai, minuman, hingga makanan olahan.

Dengan demikian, stroberi berpotensi menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi petani sekaligus memperkuat daya tarik wisata Garut.

4. Hortikultura Dataran Tinggi

 

Potensi hortikultura Garut tidak hanya terbatas pada bawang putih, kentang, dan stroberi.

Karakter geografis Garut memungkinkan berbagai tanaman hortikultura dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing kawasan. Karena itu, pemetaan berdasarkan ketinggian wilayah, suhu, kondisi tanah, ketersediaan air, serta kebutuhan pasar menjadi penting.

Langkah tersebut diperlukan agar komoditas yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan karakter lahan dan memiliki prospek pasar yang baik.

 

5. Hortikultura Berbasis Riset dan Kolaborasi

Rencana uji coba yang melibatkan praktisi dari Fakultas Pertanian Unpad menjadi peluang untuk memperkuat pengembangan pertanian Garut berbasis riset.

 

Kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, petani, dan pelaku usaha dapat membantu menemukan varietas serta metode budidaya yang paling sesuai dengan kondisi Garut.

 

Jika uji coba berjalan baik, pengembangan komoditas tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap penelitian. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk pengembangan yang lebih luas sehingga memberikan dampak terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani.

 

Pada akhirnya, kekuatan hortikultura Garut bukan hanya terletak pada luas lahan pertaniannya. Ada pengetahuan, inovasi, teknologi, kerja sama, dan kreativitas yang dapat membuat hasil pertanian memiliki nilai tambah.

 

Bawang putih, kentang, dan stroberi pun bukan sekadar tanaman. Jika dikembangkan secara serius dan berkelanjutan, ketiganya bisa menjadi bagian dari wajah baru pertanian Garut yang lebih produktif, inovatif, sekaligus bernilai ekonomi.

 

Garut menanam, Garut memanen, dan Garut pula yang menikmati nilai tambahnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pasangan Abadi

    Pasangan Abadi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Anies Baswedan – Dedi Mulyadi, Duet Rasional Menuju Pilpres 2029 TIGARUT.COM — Menjelang Pemilihan Presiden 2029, berbagai spekulasi mengenai figur dan pasangan calon mulai menjadi perbincangan publik. Dalam dinamika tersebut, muncul satu kombinasi yang menarik untuk dikaji secara rasional dan objektif, yakni duet antara Anies Baswedan dan Dedi Mulyadi. Pasangan ini dinilai memiliki fondasi yang cukup […]

  • Umat Islam dan Kesadaran Ekologi yang Minimalis

    Umat Islam dan Kesadaran Ekologi yang Minimalis

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Gibson al-Bustomi, Dosen Filsafat dan Teologi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    “Dan tidaklah aku utus engkau melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam” (al-anbiya:107) TIGARUT.COM — Tidaklah perlu untuk membuka dan membolak-balik lembaran al-Qur’an untuk memastikan “doktrin” Islam tentang kemestian untuk memperhatikan dan perduli terhadap kelestarian lingkungan hidup (alam). Karena, salah satu tujuan utama kehadiran Islam di muka bumi ini adalah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Lebih dari sekedar […]

  • Olahraga dan Agama

    Olahraga dan Agama

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 119
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Tim Maroko sujud syukur setelah mengalahkan Belanda dalam Piala Dunia 2026. PERSIB begini gak ketika juara memperoleh hattrick? Saya pernah menulis olahraga sepakbola sebagai fenomena “secular religion,” dengan contoh Persib.   Tanpa sadar, Maroko, sedang mengubah wajah sepakbola dari fenomena agama sekuler menjadi agama religius. Bila tim sekuler merayakan kemenangan dengan euforia yang tak […]

  • Logika Geopolitik Trump

    Logika Geopolitik Trump

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, Odesa Indonesia, geopolitics enthusiast,
    • visibility 239
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Serbuan Amerika Serikat ke Venezuela tidak dapat dipahami semata sebagai isu demokrasi, HAM, atau krisis ekonomi domestik. Ia harus dibaca dalam kerangka yang lebih dalam: kembalinya logika klasik keamanan Amerika di Belahan Bumi Barat (Western Hemisphere). Kita harus melihatnya dari Doktrin Monroe. James Monroe (1758–1831) adalah Presiden ke-5 Amerika Serikat, menjabat pada 1817–1825. Ia […]

  • Rak Buku Versus Rak Barbell, Jadi Mahasiswa Berkeringat dengan Kata

    Rak Buku Versus Rak Barbell, Jadi Mahasiswa Berkeringat dengan Kata

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Sukron Abdilah
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Aku dulu mengira pencerahan hidup hanya bisa ditemukan di antara tumpukan buku tebal di perpustakaan kampus. Tempat itu suci—udara dingin, suara langkah pelan, dan kadang wangi kopi sachet dari tas teman yang sembunyi-sembunyi nyeduh di pojokan. Aku betah berlama-lama di sana, bukan karena rajin, tapi karena perpustakaan adalah satu-satunya tempat di kampus yang […]

  • 5 Pesona Garut yang Wajib Dikunjungi, dari Alam hingga Kuliner Legendaris

    5 Pesona Garut yang Wajib Dikunjungi, dari Alam hingga Kuliner Legendaris

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 77
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Garut selalu memiliki alasan untuk membuat siapa pun ingin kembali berkunjung. Dijuluki sebagai Swiss van Java, kabupaten di selatan Jawa Barat ini menawarkan perpaduan pesona alam, kekayaan budaya, hingga kuliner khas yang telah melegenda. Tak heran jika Garut menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merasakan hangatnya budaya […]

expand_less