Breaking News

Inilah Pengurus PWRI 2026-2031, Bupati Garut: Pensiun Bukan Halangan Berkontribusi bagi Bangsa

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 264
  • print Cetak
TIGARUT.COM, Garut Kota – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Wreda Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut Masa Bakti Tahun 2026-2031. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (22/1/2026).
Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam PWRI. Menurutnya, para anggota PWRI adalah sosok luar biasa yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk melayani masyarakat Kabupaten Garut.

“Bapak dan ibu bukan orang sembarangan. Orang-orang yang sudah sekian puluh tahun mengabdi untuk Kabupaten Garut. Profesi sebagai pensiun tidak menghambat untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” tegas bupati.

Bupati berharap meskipun sudah memasuki usia senior, semangat PWRI dalam memberikan kontribusi melalui cara-cara yang disesuaikan tetap terjaga demi kemajuan masyarakat Garut.

Ketua PWRI Jawa Barat, Yuyun Muslihat, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menjelaskan bahwa PWRI merupakan wadah strategis bagi para pensiunan untuk melanjutkan semangat pengabdian mereka setelah purna tugas dari kedinasan.

“Tugas PWRI adalah melanjutkan tugas-tugas masa dinas kita dahulu. Program Bupati dan Wakil Bupati Garut dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ini justru harus menjadi tujuan dan program utama PWRI Kabupaten Garut,” kelas Yuyun.

Ia mendorong PWRI Kabupaten Garut untuk mendukung penuh program pemerintah melalui berbagai kegiatan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pemanfaatan media sosial. Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan kontribusi PWRI dapat berdampak langsung pada kenaikan IPM yang berkelanjutan.

Berikut susunan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2031, sebagai berikut:

1. Ketua : Drs. H. Yaya S Permana D, M.Si

2. Wakil Ketua : Drs. Mlenik Maumeriadi

3. Sekretaris : H. Muhsin Syamdani, S. Sos

4. Bendahara : Drs. Aceng Faruk

5. Bidang Organisasi : Drs. H. Eman Sulaeman

6. Bidang Kesehatan dan Olahraga : H. Asep Setiawan, SH., M.Pd

7. Bidang Hubungan Antar Lembaga : Ir. H. Yudi Hermawan. MP

8. Bidang Seni dan Budaya : Drs. Efendi Hidayat

9. Bidang Sosial dan Agama : Drs. Engkus Kusmayadi, M.Si

10. Bidang Kesejahteraan : Drs. H. Dede Asikin. Ditambah 15 anggota lainnya.

‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Nah Ini Dia! 5 Tatarucingan Sunda Lucu Biar Tongkronganmu Makin Akrab

    Nah Ini Dia! 5 Tatarucingan Sunda Lucu Biar Tongkronganmu Makin Akrab

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 395
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Dalam budaya Sunda, berkumpul bersama teman atau keluarga rasanya kurang lengkap tanpa adanya tatarucingan (tebak-tebakan). Tradisi lisan ini bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga cara ampuh untuk mencairkan suasana yang kaku atau mengisi waktu saat sedang ngaliwet dan ngopi santai. Jika Anda ingin menjadi “si paling lucu” di tongkrongan, berikut adalah 5 tatarucingan Sunda pilihan yang siap memancing […]

  • Talaga Bodas – Permata Tersembunyi di Garut. Ini Rutenya

    Talaga Bodas – Permata Tersembunyi di Garut. Ini Rutenya

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 302
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di balik hamparan pegunungan hijau Kabupaten Garut, tersembunyi sebuah danau kawah yang memancarkan pesona luar biasa: Talaga Bodas. Namanya berarti “danau putih,” merujuk pada warna airnya yang putih kehijauan akibat kandungan belerang yang tinggi. Tempat ini sering disebut sebagai “Ranu Kumbolo-nya Garut” karena keindahan dan suasananya yang tenang dan alami. Setibanya di lokasi, hamparan […]

  • Situs Kabuyutan Ciburuy, Jejak Warisan Sunda di Garut

    Situs Kabuyutan Ciburuy, Jejak Warisan Sunda di Garut

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 31
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di kaki Gunung Cikuray, terdapat sebuah tempat yang menyimpan jejak penting kebudayaan Sunda: Situs Kabuyutan Ciburuy, yang berada di Kampung Ciburuy, Desa Pamalayan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Situs ini bukan sekadar tempat peninggalan masa lampau. Ciburuy dikenal sebagai kabuyutan, sebuah tempat yang dahulu berfungsi menyerupai padepokan atau pusat pembelajaran. Di dalamnya tersimpan berbagai […]

  • 5 Pesona Garut yang Wajib Dikunjungi, dari Alam hingga Kuliner Legendaris

    5 Pesona Garut yang Wajib Dikunjungi, dari Alam hingga Kuliner Legendaris

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 77
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Garut selalu memiliki alasan untuk membuat siapa pun ingin kembali berkunjung. Dijuluki sebagai Swiss van Java, kabupaten di selatan Jawa Barat ini menawarkan perpaduan pesona alam, kekayaan budaya, hingga kuliner khas yang telah melegenda. Tak heran jika Garut menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merasakan hangatnya budaya […]

  • 20 Juta Pelayat Bukti Pemimpin Dicintai dan Selalu Didoakan

    20 Juta Pelayat Bukti Pemimpin Dicintai dan Selalu Didoakan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 145
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada satu kenyataan yang tak pernah bisa dikalahkan oleh kekuasaan. Jabatan memiliki masa jabatan. Istana memiliki pintu keluar. Kekayaan memiliki ahli waris. Tetapi nama baik… bisa hidup jauh melampaui usia pemiliknya. Itulah yang tampak dalam prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Kita lanjutkan prosesi pemakaman jenazah Ali Khamenei yang menggerakkan jutaan rakyat Iran. Simak narasinya […]

  • Jejak Sejarah Julukan Garut Kota Intan dari Sukarno untuk Swiss van Java

    Jejak Sejarah Julukan Garut Kota Intan dari Sukarno untuk Swiss van Java

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut bukan sekadar kota sejuk di kaki Gunung Cikuray. Ia bukan hanya hamparan sawah, kebun teh, dan pasar tradisional yang riuh tiap pagi. Garut adalah kota yang pernah diberi mahkota simbolik oleh Presiden pertama Republik Indonesia: “Kota Intan.” Sebuah julukan yang lahir bukan dari brosur pariwisata, tetapi dari kesan mendalam seorang Sukarno terhadap […]

expand_less