Breaking News

Indahnya Puncak Guha, Tempat Camping Tepi Laut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 279
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Garut adalah daerah yang masuk ke dalam administrasi Provinsi Jawa Barat. Ada banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi ketika berada di Garut. Salah satu yang cukup terkenal di kalangan masyarakat adalah Puncak Guha Garut.

Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan yang indah dan memanjakan mata. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan di sini.

Daya Tarik Puncak Guha Bungbulang Garut, Jawa Barat

Dikutip dari buku Seputar Garut, Darpan dkk (2007), Puncak Guha berlokasi di Sinarjaya, Kec. Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dari puncak ini, pengunjung bisa menyaksikan keindahan alam yang sangat luar biasa.

Di mana pengunjung bisa menyaksikan keindahan bukit yang hijau, laut lepas yang biru, serta tebing-tebing karang yang menjulang tinggi. Berikut ini adalah beberapa daya tarik dari Puncak Guha Garut, Jawa Barat.

1. Tempat Camping dengan Pemandangan Laut Lepas

Daya tarik pertama dari tempat wisata ini adalah camping area dengan pemandangan laut yang indah. Pengunjung yang datang bisa mendirikan tenda, memasak, dan menikmati indahnya pemandangan saat matahari terbenam atau matahari terbit.

Kegiatan ini akan memberikan pengalaman yang berbeda dan menyenangkan. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati keindahan tempat ini dengan cara yang tidak biasa.

2. Pemandangan Laut dari Atas Bukit

Daya tarik lainnya dari tempat wisata ini adalah pemandangan lautnya yang indah. Dari atas bukit, pengunjung bisa melihat laut yang biru dan masih alami. Hembusan angin serta deburan ombak yang menabrak karang membuat pemandangan semakin indah.

3. Suasana yang Tenang dan Masih Alami

Pengunjung yang ingin healing sejenak atau melepaskan penat karena kesibukan pekerjaan dan lain sebagainya cocok datang ke sini. Karena tempat ini memiliki suasana yang tenang. Bahkan cocok digunakan untuk tempat meditasi.

4. Fasilitas yang Lengkap

Jika datang ke tempat wisata ini tidak perlu khawatir masalah fasilitas karena sudah terbilang lengkap.
Di sini sudah disediakan tempat parkir yang luas, toilet yang bersih dan nyaman, serta gazebo untuk bersantai hingga warung-warung yang menyediakan berbagai menu makanan dan minuman.

Puncak Guha Garut, Jawa Barat merupakan tempat yang tepat untuk menghindarkan diri dari keramaian kota dan menikmati suasana alam yang tenang.***

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Umrah Akbar Santri Angkatan Ke-5 Ma’had Darul Arqam Garut

    Umrah Akbar Santri Angkatan Ke-5 Ma’had Darul Arqam Garut

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ma’had Darul Arqam Muhammadiyah Daerah Garut kembali menyelenggarakan umrah akbar santri angkatan ke-5. Umrah akbar merupakan program unggulan Ma’had Darul Arqam yang dikhususkan untuk santri yang bisa menuntaskan pendidikannya selama 6 tahun. Jamaah yang diberangkatkan tahun ini sejumlah 221 orang, terdiri dari 88 orang santri putra, 97 orang santri putri dan 36 orang […]

  • Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Achdiat K. Mihardja

    Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Achdiat K. Mihardja

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Achdiat Karta Miharja lahir di Cibatu, Garut, Jawa Barat, tanggal 6 Maret 1911. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga menak yang feodal. Ayahnya bernama Kosasih Kartamiharja, seorang pejabat pangreh praja di Jawa Barat. Achdiat menikah dengan Suprapti pada bulan Juli 1938. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai lima orang anak. Ia memulai sekolah dasarnya di […]

  • Singkat Saja, Inilah Sejarah Berdirinya Kabupaten Garut

    Singkat Saja, Inilah Sejarah Berdirinya Kabupaten Garut

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Melansir laman resmi garutkab.go.id, sejarah Kabupaten Garut berawal dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendels dengan alasan produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak perintah menanam nila (indigo). Pada tanggal 16 Pebruari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles, telah […]

  • Guru Muda Maju, Guru Tua Mundur:

    Guru Muda Maju, Guru Tua Mundur:

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Wijaya Kusumah - omjay
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Saatnya Memberi Ruang, Bukan Menghilang   “Guru muda maju, guru tua mundur.” TIGARUT.COM — Kalimat itu saya dengar dalam sebuah pertemuan guru. Sebagian orang menafsirkannya sebagai tanda bahwa guru senior sudah waktunya menepi. Ada pula yang menganggapnya sebagai ajakan agar generasi muda mengambil alih panggung pendidikan.   Saya tersenyum mendengarnya.   Dalam hati saya berkata, “Guru […]

  • Jaga Stabilitas Harga Jelang Iduladha, Garut Gelar Gerakan Pangan Murah

    Jaga Stabilitas Harga Jelang Iduladha, Garut Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DKP yang mempertemukan langsung produsen pangan dengan masyarakat. Ia menyoroti potensi besar pelaku […]

  • Dedi Mulyadi dan Wacana Bayar Jalan: Rakyat Jangan Terus Diperas

    Dedi Mulyadi dan Wacana Bayar Jalan: Rakyat Jangan Terus Diperas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • visibility 137
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Dedi Mulyadi melempar wacana penghapusan pajak kendaraan bermotor lalu menggantinya dengan sistem bayar jalan provinsi. Sekilas terdengar modern dan inovatif. Dibungkus dengan istilah “keadilan”: siapa yang sering memakai jalan, dia yang lebih banyak membayar.   Tetapi rakyat tidak hidup dari istilah. Rakyat hidup dari pengeluaran sehari-hari.   Hari ini masyarakat sudah dibebani: harga sembako […]

expand_less