Breaking News
dark_mode

5 Tips Ampuh Mencegah Keracunan MBG, Belajar dari Kasus di Cibatu Garut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Kasus dugaan keracunan yang dialami lebih dari 100 pelajar di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, menjadi pengingat bahwa keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga kini, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari pihak berwenang.

 

Berikut lima langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa:

 

1. Pastikan Bahan Baku Segar dan Berkualitas

Seluruh bahan makanan, mulai dari beras, sayuran, telur, daging, hingga susu harus dipastikan masih layak konsumsi. Hindari penggunaan bahan yang sudah mendekati masa kedaluwarsa atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

 

2. Terapkan Higiene dan Sanitasi yang Ketat

Petugas pengolah makanan wajib mencuci tangan, menggunakan sarung tangan, penutup kepala, dan menjaga kebersihan peralatan dapur. Area pengolahan makanan juga harus rutin dibersihkan agar terhindar dari kontaminasi bakteri.

 

3. Jaga Suhu Makanan Selama Distribusi

Makanan matang sebaiknya segera didistribusikan dan dikonsumsi. Bila harus menunggu, simpan pada suhu yang aman agar tidak menjadi media berkembangnya bakteri penyebab keracunan.

 

4. Perkuat Pengawasan dan Quality Control

Setiap dapur penyedia MBG perlu memiliki prosedur pemeriksaan sebelum makanan dikirim. Sampel makanan sebaiknya disimpan sebagai bahan evaluasi apabila terjadi keluhan setelah makanan dikonsumsi.

 

5. Bergerak Cepat Jika Muncul Gejala

Apabila siswa mengalami mual, muntah, diare, atau sakit perut setelah makan, segera hentikan konsumsi makanan yang sama dan bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan dini dapat mencegah kondisi menjadi lebih serius sekaligus membantu proses investigasi penyebabnya.

 

Program MBG merupakan upaya penting untuk meningkatkan gizi peserta didik. Namun, keberhasilannya harus dibarengi dengan penerapan standar keamanan pangan yang ketat, pengawasan berlapis, serta evaluasi berkala terhadap dapur penyedia makanan. Kasus di Cibatu Garut diharapkan menjadi pelajaran berharga agar kualitas, keamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap program ini semakin meningkat.

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • Si Kabayan Jadi Driver Ojek Online

    Si Kabayan Jadi Driver Ojek Online

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Si Kabayan geus resmi jadi mitra ojol. Manéhna gaya pisan maké jaket héjo nu rada sereg dina beuteungna. “Iteung, Akang ayeuna mah moal deui dicarékan ku Abah. Akang geus jadi ‘Ksatria Jalanan’! Tinggal nungguan ‘bip-bip’ dina hapé, duit datang sorangan,” ceuk Kabayan bari ngusapan hélemna. “Enya Kang, tapi ulah kalah ‘ngetéyép’ saré dina jok […]

  • Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Indonesia sering juga dijuluki negeri MBG. Sebab, ada saja berita atau isu terkait makanan bergizi gratis yang muncul di media. Salah satu pemicunya, komentar Kepala BGN yang sering kontroversi. Mungkin sudah kena batunya, akhirnya CEO MBG atau Presiden kita, Prabowo mencopot dari jabatannya. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Dadan Hindayana, Kepala Badan […]

  • Bukan Siswa yang Keras… tapi Belum Tahu Cara Menenangkan Diri

    Bukan Siswa yang Keras… tapi Belum Tahu Cara Menenangkan Diri

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya pernah mendampingi seorang siswa laki-laki.   Kalau dilihat sekilas, orang akan cepat memberi label: “emosian”, “pembangkang”, bahkan “bermasalah”.   Dia mudah sekali meledak. Hal kecil bisa jadi besar.   Pernah suatu kali, hanya karena temannya ingkar janji, dia langsung marah besar… bahkan sampai mengancam lewat pesan.   Di waktu lain, dia terlibat perkelahian— […]

  • Dulu Lapangan Kerkhof Garut, Eks Makam Belanda. Kini Jadi Sarana Olahraga dan Wisata Kuliner

    Dulu Lapangan Kerkhof Garut, Eks Makam Belanda. Kini Jadi Sarana Olahraga dan Wisata Kuliner

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Warga Garut pastinya sudah tidak asing dengan lapangan Kerkhof Garut, namun siapa sangka sarana olahraga ini dulunya merupakan makam Belanda.   Garut merupakan Kabupaten yang terletak di Jawa Barat dimana terkenal di kalangan wisatawan memiliki banyak destinasi yang seru untuk dikunjungi.   Salah satu yang mungkin bisa membuat penasaran ada lapangan Kerkhof Garut yang […]

  • Demi Keadilan Karier PNS, Bupati Garut Dorong Manajemen Talenta BKN

    Demi Keadilan Karier PNS, Bupati Garut Dorong Manajemen Talenta BKN

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (8/6/2026). Dalam arahannya, Bupati menyoroti pentingnya reformasi total dalam sistem kenaikan pangkat dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Bupati mengungkapkan bahwa dengan jumlah aparatur yang mencapai lebih […]

  • Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

    Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM  – Tebing setinggi sekitar 70 meter di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, longsor dan menutup akses jalan utama penghubung wilayah Garut selatan. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat melintas.   Peristiwa longsor terjadi pada Rabu malam (22/4/2026) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi tanah yang labil memicu runtuhnya tebing hingga material […]

expand_less