Breaking News

Perkuat Ekosistem UMKM yang Tangguh dan Fleksibel ala Wirahebat Batch 4

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 99
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Inaugurasi Program Wirahebat Batch 4 Tahun 2026 yang digelar di Amphitheater Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pondasi ekonomi lokal melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Bupati Garut menerangkan bahwa tantangan ekonomi saat ini, baik di tingkat daerah maupun nasional, bergerak sangat dinamis. Oleh karena itu, inovasi menjadi harga mati dan daerah tidak boleh hanya bergantung pada industri produksi skala besar.

“Kenapa? karena beda karakter skala besar dan skala kecil. Skala kecil biasanya memiliki fleksibilitas yang tinggi dan bisa cepat sekali recovery (pulih), bisa maju serta bertahan. Namun, itu semua tergantung dari kemampuan unsur tersebut,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati mengkritisi program-program pemberdayaan yang selama ini sering dianggap kurang tepat sasaran karena hanya berorientasi pada pemberian bantuan materi atau modal dana semata. Menurutnya, pelaku UMKM membutuhkan modal yang paripurna, di mana modal dana harus diimbangi dengan modal kemauan yang kuat.

“Karena jadi wirausaha itu tidak gampang. Tidak ada orang langsung kaya, tapi perlu effort (usaha) yang sungguh-sungguh,” tegasnya.

Ia berharap, ke depan Kabupaten Garut dapat membangun kemandirian ekonomi bukan dari industri skala besar, melainkan melalui jaringan industri kecil yang solid. Satu kesatuan sinergitas ini diharapkan mampu menciptakan ruang pertukaran ilmu pengetahuan dan jaringan pembelajaran yang kuat.

“Sebab itu maka, saya berharap kegiatan ini akan menjadi semacam proses pembelajaran bagi kita semua,” tambah Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Wirahebat Batch 4, Ganjar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Garut serta Kepala Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, yang terus mengawal program inkubasi ini.

Ganjar menjelaskan bahwa Wirahebat didesain untuk mengubah paradigma bantuan UMKM konvensional menjadi sebuah ekosistem yang mandiri.

“Dimana yang namanya ekosistem tidak hanya berhenti di kegiatan formal atau simbolis, tapi ada keberlanjutan,” kata Ganjar.

Program yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Garut ini berfokus pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kapasitas usaha. Ganjar juga menjamin transparansi dan efektivitas penyaluran stimulus dari pemerintah dari angkatan pertama hingga keempat.

“Jadi, kami pastikan dari angkatan 1 sampai dengan 4, amanah yang diberikan oleh Pemerintah dimana uang yang akan diberikan kepada teman-teman wirausaha ini, InsyaAllah tepat sasaran. Kenapa tetap sasaran? Karena kami ingin memastikan bahwa teman-teman pelaku usaha di Kabupaten Garut mereka harus berjuang dulu, maka di wirahebat kita buat prosesnya itu inkubasi kompetisi,” jelas Ganjar.

Di akhir sambutannya, Ganjar berpesan kepada para alumni Wirahebat agar mau mengabdi kembali ke masyarakat dengan menjadi mentor dan mengajak para pengusaha baru menuju gerbang kesuksesan.

Kepala Dinas Koperasi & UKM (Kadiskop UKM) Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Wirahebat Batch 4 telah selesai dilaksanakan dengan baik. Ia membeberkan satu fakta menarik mengenai profil demografi peserta program ini.

“Ada satu hal menarik dari pengusaha Garut, di mana dari Batch 1 sampai dengan Batch 4 itu, sebanyak 75 persen pesertanya adalah Ibu-ibu,” ungkap Hendra.

Hendra juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memberdayakan UMKM sangatlah luas dan lintas sektor. Program Wirahebat ini tidak hanya eksklusif berada di Dinas Koperasi & UMKM saja, melainkan juga diintegrasikan dan disinergikan di beberapa dinas terkait lainnya.

Acara inaugurasi ini ditutup dengan sesi Awarding (pemberian penghargaan) Wirahebat yang mengapresiasi para pelaku usaha terbaik lewat berbagai macam kategori, mulai dari kategori Wirahebat Berkembang, Ideasi, Inspiratif, Inovatif, Tangguh, hingga kategori Unggul.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Bedug Lebaran di Tatar Pasundan

    Bedug Lebaran di Tatar Pasundan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • visibility 182
    • 0Komentar

    “Syiar tak lagi semata diukur dari seberapa keras pelantang suara memekakkan telinga, melainkan dipindahkan ke dalam relung dada yang paling sunyi. Di Tatar Pasundan, kebenaran fiqih diyakini sungguh-sungguh di dalam hati, tapi persaudaraan tetap dipraktikkan dengan senyum di lapangan.” TIGARUT.COM — Sejak sore, suara bedug di musholla dekat rumah terus mengalun, membelah kabut tipis yang biasa […]

  • Begitu Nanik Mundur, Prabowo Langsung Pasang Sudaryono

    Begitu Nanik Mundur, Prabowo Langsung Pasang Sudaryono

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Belum sempat kursi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dingin setelah ditinggal Nanik S. Deyang, Presiden Prabowo sudah mengirim pemain pengganti. Cepat sekali. Rasanya lebih cepat dari seruput Koptagul dan makan pisgor. Masuklah Dr. Sudaryono, atau akrab disapa Mas Dar. Pertanyaan publik pun bermunculan. Ahli gizi? Bukan. Ahli politik? Ya. Ahli organisasi? Ya. Ahli bisnis? […]

  • Cerpen “Air Keras di Tengah Malam Jakarta”

    Cerpen “Air Keras di Tengah Malam Jakarta”

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 231
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Malam Jakarta sering terlihat biasa saja. Lampu jalan berdiri seperti penjaga yang kelelahan, angin membawa bau aspal, dan kota raksasa itu pura-pura tidur. Padahal Jakarta jarang benar-benar tidur. Ia hanya menunggu tragedi berikutnya muncul di tikungan jalan.   Kamis malam, 12 Maret 2026.   Sekitar pukul 23.37 WIB, Andrie Yunus melaju sendirian dengan motor […]

  • MBG Bermanfaat atau Tidak? Dijawab, “Tidaaak!”

    MBG Bermanfaat atau Tidak? Dijawab, “Tidaaak!”

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 160
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ini bukan kuis berhadiah. Bukan polling Instagram, apalagi voting dangdut. Ini panggung nyata Hari Buruh 1 Mei 2026, ketika satu pertanyaan sederhana berubah jadi komedi nasional yang bikin netizen nyeduh Koptagul sambil ketawa miring.   Ceritanya begini, wak! Di tengah lautan buruh yang jumlahnya bukan kaleng-kaleng, Presiden Prabowo Subianto tampil penuh percaya diri. Gesture […]

  • 5 SMA Terbaik di Garut 2025, Rekomendasi Sekolah Favorit dengan Prestasi Unggulan

    5 SMA Terbaik di Garut 2025, Rekomendasi Sekolah Favorit dengan Prestasi Unggulan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 1.341
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Mencari SMA terbaik di Garut menjadi hal penting bagi orang tua dan calon peserta didik menjelang penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kabupaten Garut memiliki sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan yang dikenal berprestasi, berkualitas, dan konsisten melahirkan lulusan berdaya saing tinggi.   Berdasarkan reputasi akademik, prestasi siswa, serta minat masyarakat, berikut 5 SMA […]

  • 5 Cara Hidup Selaras dengan Alam ala Kampung Dukuh Garut

    5 Cara Hidup Selaras dengan Alam ala Kampung Dukuh Garut

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di tengah arus modernisasi yang semakin cepat, masyarakat adat Kampung Dukuh di Garut tetap menjaga kearifan lokal yang mengajarkan pentingnya hidup harmonis dengan alam. Nilai-nilai tersebut diwariskan turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta sekaligus upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Berikut lima cara hidup selaras dengan alam yang dapat dipelajari dari masyarakat Kampung Dukuh. 1. […]

expand_less