Breaking News

Digital Hustle Muslim Fesyen Garut, Nasibnya di Tangan Milenial dan Gen Z

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 680
  • print Cetak

Kesenangan bereksperimen dengan urban streetwear — seperti hijab dipadu jaket oversized, celana cargo, atau aksesori modern — bukan sekadar estetika, tapi bentuk pernyataan: “Saya Muslim, saya modern.”

Ini terlihat pula dari tenun khas Garut yang mulai mendapat perhatian desainer saat masuk koleksi modest fashion; tenun dipadukan dengan gaya kontemporer yang bisa dipakai anak muda — sebuah simbol kultural lokal bertemu trending global.

Walau perkembangan positif, tantangan tetap ada: Persaingan Pasar Digital: Market online penuh kompetisi, terutama dengan brand besar dari kota besar dan marketplace.

Kesadaran Syariat vs Tren: Beberapa konsumen muda terkadang lebih termotivasi oleh tampilan ketimbang prinsip dasar pakaian muslim.

Ketergantungan Konten: Popularitas seringkali bergantung pada konten viral, bukan kualitas yang berkelanjutan.

Namun, banyak pengusaha lokal Garut memandang ini sebagai peluang:

“Kalau kita bisa jaga kualitas, dan terus storytelling brand lewat digital dan offline, bukan tidak mungkin Garut jadi salah satu hub modest fashion di Jawa Barat,” kata Irfan, 28, pelaku UMKM fashion muslim di Garut.

Perkembangan fashion muslim di Garut bukan sekadar soal penjualan kain atau gamis, tapi soal narasi identitas di era digital. Milenial dan Gen Z bukan hanya konsumen — mereka adalah kurator tren, story-teller, dan penggerak estetika yang memadukan religius, budaya, dan gaya hidup modern.

Ritel fashion muslimah di Kabupaten Garut menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data BPS Jawa Barat dan Dinas Perindustrian Perdagangan setempat, sektor perdagangan pakaian jadi—termasuk busana muslim—menyumbang sekitar 18–22% dari total unit usaha ritel mikro dan kecil di Garut.

Garut memiliki lebih dari 2.000 UMKM yang bergerak di bidang fesyen, dengan sekitar 60% memproduksi atau menjual busana muslimah seperti gamis, hijab, dan mukena. Permintaan meningkat signifikan menjelang Ramadan dan Idulfitri, dengan lonjakan penjualan rata-rata 30–40%. Digitalisasi melalui marketplace dan media sosial turut mendorong ekspansi pasar hingga luar daerah.

Mereka berkata lewat pilihan gaya, melalui scroll, like, dan share — bahwa menjadi Muslim dan modis bukan dua hal yang saling bertentangan, tapi sebuah cerita yang terus ditulis ulang di butik-butik Garut sampai ke media sosial.***(SAB)

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Program BK

    Program BK

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — STOP jangan lagi bikin program BK cuman ganti tahun ajaran saja…. Ada cara lebih mudah…. aku punya contekannya….   Sekarang sudah gak bingung lagi diburu-buru beresin program BK…   Perlu kita pahami bersama bahwa sampai saat ini memang tidak ada panduan teknis yang benar-benar baku atau menyeragamkan bentuk administrasi BK di semua sekolah. […]

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, Garut Gandeng UPI Latih 400 Pendidik

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Garut Gandeng UPI Latih 400 Pendidik

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satu langkah yang disiapkan ialah menggandeng Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk memberikan pelatihan kepada 400 pendidik guna memperkuat kemampuan, khususnya di bidang literasi dan numerasi. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam […]

  • Giliran Mahasiswa ITB Berotak Mesum, Goyang Erika

    Giliran Mahasiswa ITB Berotak Mesum, Goyang Erika

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 158
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ini ada apa sih dengan mahasiswa kita. Kok pada otak mesum sih (oknum). Sebelumnya ada 16 mahasiswa FH UI, sekarang giliran mahasiswa ITB pula. Amit-amit kalau kena mahasiswa saya. Mari kita ungkap sambil seruput Koptagul, wak!   Selamat datang di era keemasan intelektual Indonesia tahun 2026, di mana mahasiswa dari kampus paling top seperti […]

  • Bekas Jembatan Kereta Api Bayongbong

    Bekas Jembatan Kereta Api Bayongbong

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jejak Perkeretaapian Garut yang Masih Berdiri TIGARUT.COM — Di tengah hijaunya kawasan Bayongbong, Garut, masih berdiri salah satu jejak perjalanan panjang perkeretaapian Garut: bekas jembatan kereta api Bayongbong. Jembatan ini merupakan bagian dari jalur Garut–Cikajang, yang menjadi perpanjangan dari jalur Cibatu–Garut. Jalur Cibatu–Garut sendiri mulai beroperasi pada 14 Agustus 1889, sedangkan jalur Garut–Cikajang resmi dibuka untuk […]

  • Pasangan Abadi

    Pasangan Abadi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Anies Baswedan – Dedi Mulyadi, Duet Rasional Menuju Pilpres 2029 TIGARUT.COM — Menjelang Pemilihan Presiden 2029, berbagai spekulasi mengenai figur dan pasangan calon mulai menjadi perbincangan publik. Dalam dinamika tersebut, muncul satu kombinasi yang menarik untuk dikaji secara rasional dan objektif, yakni duet antara Anies Baswedan dan Dedi Mulyadi. Pasangan ini dinilai memiliki fondasi yang cukup […]

  • Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 236
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama ratusan murid di SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman sebagai upaya menumbuhkan budaya sekolah yang aman dan nyaman. “Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang […]

expand_less