Breaking News

5 Tips Jitu Aman dari Pungli di Pantai Garut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 182
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Libur ke pantai selatan Garut seperti Santolo, Sayang Heulang, dan Rancabuaya memang selalu menggoda. Namun di tengah ramainya wisatawan saat Lebaran, isu pungutan liar (pungli) kembali jadi sorotan, terutama setelah viral dugaan tarif tak jelas di Pantai Sayang Heulang. Pemkab Garut bahkan sedang menyiapkan e-ticketing untuk meminimalkan praktik tersebut.

 

5 tips jitu agar aman dari pungli saat liburan di pantai Garut:

 

1. Bayar hanya di gerbang resmi

Pastikan pembayaran dilakukan hanya di loket masuk resmi dengan papan tarif yang jelas. Jangan mudah percaya pada orang yang meminta uang di jalan menuju pantai, area parkir liar, atau jalur alternatif.

2. Selalu minta karcis atau bukti tiket

Karcis adalah perlindungan utama Anda. Jika ada petugas lain meminta bayaran lagi, cukup tunjukkan tiket yang sudah dibeli. Dugaan pungli sering muncul karena nominal yang dibayar tidak sesuai dengan karcis yang diterima.

 

3. Tanyakan rincian biaya dengan sopan

Biasakan bertanya, “Ini biaya tiket masuk, parkir, atau jasa apa?”

Pertanyaan sederhana ini membuat biaya menjadi transparan dan mengurangi peluang pungli berkedok “biaya tambahan”.

 

4. Gunakan parkir resmi dan hindari jalur belakang

Pungli sering terjadi di parkiran liar atau akses tidak resmi menuju bibir pantai. Pilih area parkir yang ada petugas berseragam atau memiliki karcis resmi agar kendaraan aman dan biaya jelas.

 

5. Dokumentasikan dan laporkan

Jika ada pungutan mencurigakan, dokumentasikan lokasi, karcis, atau identitas petugas jika memungkinkan. Pemerintah pusat sendiri menegaskan destinasi wisata harus bebas pungli saat libur Lebaran agar wisatawan merasa aman dan nyaman.

 

Intinya, jangan ragu bersikap kritis.

Pantai Garut tetap indah untuk dinikmati bersama keluarga, asalkan wisatawan cermat memilih jalur resmi, menyimpan tiket, dan berani bertanya. Dengan begitu, liburan Lebaran tetap nyaman tanpa drama pungli.

 

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Syekh Ja’far Shiddiq Cibiuk, Ulama Penyebar Islam di Garut Utara

    Syekh Ja’far Shiddiq Cibiuk, Ulama Penyebar Islam di Garut Utara

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 57
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di antara tokoh ulama yang namanya melekat kuat dalam sejarah dan tradisi masyarakat Garut adalah Syekh Muhammad Ja’far Shiddiq Cibiuk. Sosok yang oleh masyarakat dikenal pula sebagai Embah Wali Cibiuk atau Sunan Haruman ini diyakini sebagai salah seorang penyebar Islam di kawasan Garut Utara, khususnya wilayah Limbangan dan Cibiuk. Jejak keberadaannya hingga kini masih […]

  • 5 Tips Aman dan Nyaman saat Arus Balik ke Garut di Tengah Cuaca Hujan

    5 Tips Aman dan Nyaman saat Arus Balik ke Garut di Tengah Cuaca Hujan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 180
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Musim arus balik sering kali beriringan dengan cuaca yang tak menentu. Hujan deras, jalan licin, hingga potensi longsor menjadi tantangan tersendiri bagi para pemudik yang kembali beraktivitas. Perjalanan menuju Garut pun membutuhkan kesiapan ekstra, bukan hanya dari sisi kendaraan, tetapi juga kondisi fisik dan kewaspadaan pengendara. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan tetap bisa […]

  • Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 213
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada masa ketika Ramadhan di Garut terasa berjalan lebih pelan. Waktu seakan memberi ruang bagi manusia untuk benar-benar merasakan hadirnya bulan suci, bukan sekadar melewatinya. Di kampung-kampung, udara pagi yang dingin dari kaki gunung menyambut orang-orang yang pulang dari sahur dengan langkah ringan dan hati yang tenang.   Masjid dan surau menjadi pusat kehidupan. […]

  • Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 369
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Surak Ibra merupakan kesenian tradisional asli dari Kampung Sindangsari, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Lebih dari sekadar tarian, kesenian ini adalah simbol keberanian, solidaritas, dan perlawanan masyarakat Garut terhadap kolonialisme. Kesenian ini diciptakan oleh Raden Ibra Gadug sekitar tahun 1910. Pada masa itu, Surak Ibra digunakan sebagai alat diplomasi budaya untuk menyindir kesewenang-wenangan […]

  • Talaga Bodas – Permata Tersembunyi di Garut. Ini Rutenya

    Talaga Bodas – Permata Tersembunyi di Garut. Ini Rutenya

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 304
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di balik hamparan pegunungan hijau Kabupaten Garut, tersembunyi sebuah danau kawah yang memancarkan pesona luar biasa: Talaga Bodas. Namanya berarti “danau putih,” merujuk pada warna airnya yang putih kehijauan akibat kandungan belerang yang tinggi. Tempat ini sering disebut sebagai “Ranu Kumbolo-nya Garut” karena keindahan dan suasananya yang tenang dan alami. Setibanya di lokasi, hamparan […]

  • Yuk Ngarawat Ci Garut

    Yuk Ngarawat Ci Garut

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 314
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Persiapan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut (HJG) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (29/1/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.   Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, jika ada yang […]

expand_less