Breaking News

Inilah 5 Alasan yang Bikin Toko Buku Sepi Pembeli

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 625
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Fenomena ini memang kontradiktif namun nyata. Meski data menunjukkan minat baca atau konsumsi literasi meningkat, toko buku fisik (konvensional) menghadapi tantangan besar karena perubahan perilaku konsumen di era digital.

Berikut adalah 5 alasan mengapa minat baca naik tetapi toko buku tetap sepi:

  1. Migrasi ke E-commerce dan Marketplace

Banyak pembaca beralih membeli buku secara daring melalui platform seperti Shopee atau Tokopedia. Harga di marketplace seringkali lebih murah karena diskon besar, promo ongkir, dan biaya operasional penjual yang lebih rendah dibanding toko fisik di mal.

  1. Popularitas E-book dan Audio Book

Peningkatan minat baca banyak terjadi di ranah digital. Aplikasi seperti Gramedia Digital, Google Play Books, hingga platform baca gratis seperti Ipusnas dari Perpustakaan Nasional memudahkan orang membaca tanpa harus memiliki fisik bukunya.

  1. Pergeseran Fungsi Toko Buku (Showrooming)

Muncul fenomena showrooming, di mana konsumen datang ke toko buku fisik hanya untuk melihat-lihat, membaca sekilas, atau memotret judul yang menarik, namun akhirnya membelinya secara daring untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

  1. Konsumsi Konten di Platform Menulis Daring

Minat baca generasi muda banyak terserap ke platform seperti Wattpad, Fizzo, atau Webtoon. Mereka tetap “membaca” dalam jumlah banyak, namun konten tersebut tidak tersedia dalam bentuk buku fisik yang dijual di toko buku konvensional.

  1. Aksesibilitas Taman Bacaan dan Komunitas

Kini semakin banyak perpustakaan komunitas, kafe buku, dan ruang publik yang menyediakan akses bacaan gratis atau sistem pinjam yang lebih santai, sehingga membeli buku baru di toko bukan lagi satu-satunya pilihan untuk memuaskan hobi membaca.

Industri buku tidak sedang mati, melainkan sedang bertransformasi. Toko buku yang bertahan saat ini biasanya adalah mereka yang mampu berubah menjadi “ruang ketiga” (menyediakan kafe, tempat acara, atau suasana estetik) bukan sekadar tempat penyimpanan rak buku.***

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: Tim Redaksi Tigarut
  • Sumber: google.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Nury Sybli, Alumni UIN Jakarta
    • visibility 160
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — “Don’t Judging” — Catatan Pagi dari Obrolan Anak SD   Pagi ini di sela-sela ribetnya siap berangkat sekolah, Ni Luh tiba-tiba nanya, “Mom, waktu aku bayi gendut ya?” “Iya… tapi cantik dan menggemaskan,” jawabku cepat.   Dia diam sebentar, lalu lanjut, “Nanti pas aku Junior High School, aku nggak tahu wajahku jadi gimana. […]

  • Bagi Wargi Garut, Inilah Rekomendasi Ide Kegiatan Gratis di Akhir Pekan

    Bagi Wargi Garut, Inilah Rekomendasi Ide Kegiatan Gratis di Akhir Pekan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada banyak ide kegiatan gratis yang seru bareng teman akhir pekan ini, baik di luar ruangan maupun di rumah. Mengingat lokasi Anda saat ini berada di Kabupaten Garut, rekomendasi kegiatan di luar ruangan akan berfokus di area sekitar Garut dan Bandung. Kegiatan Luar Ruangan 1. Kunjungi Taman Kota Habiskan waktu santai di taman […]

  • Trump Bingung oleh Peradaban Spiritualitas Islam 

    Trump Bingung oleh Peradaban Spiritualitas Islam 

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 88
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — 20 juta lebih rakyat Iran yang hadir dan menangis sedih karena pemimpin yang dicintainya syahid, dikatakan Trump sebagai “air mata palsu.” ODGJ gini pantesnya diapain gaess? Ini sudah penghinaan. Tapi wajar sih, karena itu memang stupidity (kebodohan).   Kalimat presiden negara besar seperti ini menyimbolkan betapa spritualitas Amerika Serikat benar-benar kosong, garing, nihil dari […]

  • Inilah Pasar Ceplak, Pusatnya Jajanan dan Kuliner Urang Garut

    Inilah Pasar Ceplak, Pusatnya Jajanan dan Kuliner Urang Garut

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 334
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saat berkunjung ke Garut Jawa Barat, tak lengkap jika belum datang ke pusatnya kuliner dan jajanan masyarakat setempat. Terletak di tengah kota, tepatnya di Jalan Siliwangi, Pasar Ceplak menjadi tujuan utama bagi Anda yang menyukai wisata kuliner. Mulai beroperasi mulai dari pukul 16.00-22.00 WIB, Pasar Ceplak merupakan pasar malam yang selalu ramai tiap […]

  • Naasnya Nasib Jurnalisme Digital

    Naasnya Nasib Jurnalisme Digital

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 566
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di masa lalu, jurnalisme memiliki satu keistimewaan yang nyaris tak tergugat: ia menjadi penjaga makna. Wartawan tidak sekadar melaporkan peristiwa, tetapi juga menata realitas—memilah fakta, memberi konteks, dan menyajikan makna kepada publik. Redaksi menjadi “gerbang kebenaran”, dan media massa berfungsi sebagai otoritas simbolik dalam ruang publik. Namun, di era jurnalisme digital dan media […]

  • Yuk Ngarawat Ci Garut

    Yuk Ngarawat Ci Garut

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 311
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Persiapan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut (HJG) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (29/1/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.   Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, jika ada yang […]

expand_less