Breaking News

Gagasan KH Anwar Musaddad dalam Pendidikan Generasi Bangsa

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 549
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Kehadiran KH Anwar Musaddad di panggung sejarah Indonesia telah membawa spirit tersendiri. Ia dapat dipandang sebagai salah orang yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi bangsa. Melalui tangan dinginnya telah lahir sejumlah ulama, ilmuwan, politikus, dan birokrat.

Kiprahnya tidak hanya di dalam negeri. Kapasitasnya sebagai tokoh juga diakui di luar negeri. Hal itu terbukti dengan tersebarnya para murid Anwar Musaddad di Timur Tengah, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Bahkan di antara muridnya, sebut saja misalnya, Syekh Muchsin Bachrum kemudian menjadi pemilik perusahaan penerbitan terbesar di Jedah dan Zakky Yamani diangkat oleh Kerajaan Arab Saudi sebagai Menteri Perminyakan dengan broom OPEC-nya (IAIN Sunan Gunung Djati Bandung,1999:23-24; Wawancara dengan K. H. A. Thonthowi Jauhari, Pengasuh Pontren Al-Wasilah Garut, Tanggal 17 Januari 2015 di Garut).

Pada saat menjadi dosen di Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Gunung Djati Bandung, Anwar Musaddad mengampu mata kuliah Akhlak-Tasawuf, Hadis Ahkam, Perbandingan Agama, dan Kristologi.

Selain itu, ia aktif menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi sebagai pengampu mata kuliah Agama (Islam) dan Bahasa Arab (IAIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1999: 45). Aktivitas lain yang digelutinya adalah dakwah dan sosial (sebagai da’i kondang dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama).

Karena itu, mencermati gagasan dan pemikiran Anwar Musaddad tidak lepas dari bidang-bidang tersebut. Dari heuristik yang dilakukan penulis, ciri penting dari gagasan dan pemikiran Anwar Musaddad terangkum dalam delapan bidang ilmu, yaitu: (1) Ilmu Akhlak-Tasawuf, (2) Ilmu Perbandingan Agama, (3) Metodologi Pendidikan, (4) Pendidikan Keluarga, (5) Metodologi Dakwah, (6) Management dan Leadership, (7) Gagasan Pesantren Luhur, dan (8) Pendidikan Bahasa Arab.

Untuk mengetahui 8 pemikirannya dalam mencetak generasi bangsa dapat dibaca pada buku Biografi Prof. K.H. Anwar Musaddad yang disusun oleh Prof. Dr. Nina Herlina Lubis, M. S. (Ketua) dengan anggota: Dr. Wawan Hermawan; M. Ag., Dr. Ading Kusdiana, M. Hum., Miftahul Falah, M. Hum. yang diterbitkan oleh Yayasan Masyarakat Sejarawan Indonesia (YMSI) Cabang Jawa Barat, Bandung tahun 2015

Dalam Kata Pengantarnya,  Prof Nina Herlina Lubis menuliskan biografi ini dibuat dalam rangka memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Kementrian Sosial RI untuk pengusulan Alm. Prof. K.H. Anwar Musaddad sebagai pahlawan nasional.Pada bagian awal diuraikan biografi Almarhum. Kemudian pada bagian Lampiran dilengkapi pula dengan untaian foto-foto kegiatan AIm. Prof. K.H. Anwar Musaddad, termasuk foto keluarganya, yang disusun secara kronologis.

Dalam upaya penulisan buku ini, penulis banyak mendapat bantuan, baik moril maupun material. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, penulis pertama-tama mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Garut, Bapak H. Rudy Gunawan, S.H., M.H., yang telah memfasilitasi Seminar Nasional Pengusulan Pahlawan Nasional di Garut dan penerbitan buku ini. Selamat membaca!

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Tempat Ngopi Hits di Garut Saat Long Weekend, Nyaman buat Healing dan Quality Time

    5 Tempat Ngopi Hits di Garut Saat Long Weekend, Nyaman buat Healing dan Quality Time

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 223
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Liburan panjang di Garut selalu punya cara sederhana untuk meninggalkan kesan. Setelah menikmati hangatnya Cipanas, menyusuri pusat kota, atau berburu oleh-oleh khas dodol, banyak wisatawan memilih menutup hari dengan duduk santai di coffee shop yang nyaman. Di tengah udara Garut yang sejuk, secangkir kopi sering kali menjadi teman terbaik untuk memperlambat waktu, menghangatkan obrolan, […]

  • Membaca Manuver Gibran Menerima Mahasiswa di Tengah Aksi Demo

    Membaca Manuver Gibran Menerima Mahasiswa di Tengah Aksi Demo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kalian pasti membaca berita, Wapres Gibran menerima perwakilan mahasiswa di tengah aksi demo. Di tempat lain, tiga pembantu Prabowo malah diusir mahasiswa di Yogya. Sementara Prabowo belum ada statemen. Ada berspekulasi, Gibran sedang bermanuver untuk 2029. Mari kita kulik sambil seruput Koptagul, wak!   Senin, 15 Juni 2026. Saat ribuan mahasiswa turun ke kawasan […]

  • Jati Diri Manusia Sunda Sejati ala Haji Hasan Mustofa

    Jati Diri Manusia Sunda Sejati ala Haji Hasan Mustofa

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Ibn Ghifarie, Penulis dan Peneliti Agama dan Media
    • visibility 604
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Diakui atau tidak, keberadaan Ki Sunda (bahasa, aksara, sastra, agama) tinggal menanti sang penjemput ajal tiba. Ibarat pepatah, hidup enggan mati tak mau. Pasalnya, kehadiran mojang-jajaka selaku generasi penerus sekaligus penjaga khazanah kesundaan tak mau belajar kesundaan. Sekadar contoh, kawula muda bangga berkomunikasi dengan memakai bahasa persatuan (Indonesia ala Betawi) di Tanah Pasundan. […]

  • Bekas Jembatan KA Citameng, Saksi Bisu Jalur Kereta Garut

    Bekas Jembatan KA Citameng, Saksi Bisu Jalur Kereta Garut

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 27
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di tengah rimbunnya pepohonan dan perkampungan, sebuah jembatan rangka baja berwarna merah kecokelatan masih berdiri melintasi aliran Kali Citameng. Inilah bekas Jembatan Kereta Api Citameng, salah satu peninggalan jalur kereta api Cibatu–Garut.   Foto dokumentasi yang diambil pada 2016 ini memperlihatkan kondisi jembatan sebelum jalur tersebut kembali direaktivasi. Pada masa itu, sebagian besar jalur […]

  • Bukan Siswa yang Keras… tapi Belum Tahu Cara Menenangkan Diri

    Bukan Siswa yang Keras… tapi Belum Tahu Cara Menenangkan Diri

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • visibility 197
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya pernah mendampingi seorang siswa laki-laki.   Kalau dilihat sekilas, orang akan cepat memberi label: “emosian”, “pembangkang”, bahkan “bermasalah”.   Dia mudah sekali meledak. Hal kecil bisa jadi besar.   Pernah suatu kali, hanya karena temannya ingkar janji, dia langsung marah besar… bahkan sampai mengancam lewat pesan.   Di waktu lain, dia terlibat perkelahian— […]

  • Takzim pada Kyai

    Takzim pada Kyai

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 143
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya takzim pada Pak Kyai ini. Self-awareness, tahu diri, meneduhkan dan memanusiawikan diri. Fokusnya ke diri. Begitu pun semestinya dengan semua ormas Islam. Banyak dari kita suka sok-sok an, ingin memperbaiki ini itu, padahal mungkin kebanyakan kita hanya menitipkan diri untuk hidup didalamnya dan justru kitalah yang diuntungkan oleh organisasi itu. Kalau semua […]

expand_less