Breaking News

Asyik! Garut Gulirkan Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana 2026

  • account_circle Redaksi Web
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 82
  • print Cetak

Prioritaskan 109 Desa yang Belum Terjangkau

 

TIGARUT.COM – Kabar baik bagi lulusan SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Garut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kembali mempersiapkan pelaksanaan Program Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana Tahun Anggaran 2026. Program ini akan memprioritaskan 109 desa dan kelurahan yang hingga kini belum memiliki penerima manfaat.

 

Persiapan pelaksanaan program dibahas dalam rapat penyusunan jadwal dan timeline yang dipimpin jajaran Pemerintah Kabupaten Garut. Beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan masyarakat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia yang mampu membangun daerahnya masing-masing.

 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Garut menjelaskan, pada pelaksanaan tahun 2025 program ini telah menjangkau 333 dari total 442 desa dan kelurahan. Karena itu, pelaksanaan tahun 2026 difokuskan untuk mengisi 109 desa dan kelurahan yang belum memiliki mahasiswa penerima beasiswa.

 

Program ini tetap mengacu pada Peraturan Bupati Garut Nomor 39 Tahun 2025 tentang Pemberian Bantuan Pendidikan Tinggi bagi Masyarakat dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Garut.

 

Sesuai jadwal yang telah disusun, sosialisasi kepada pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan dilaksanakan pada 6–10 Juli 2026. Pengumuman pendaftaran dilakukan pada 13–14 Juli 2026, sedangkan pendaftaran calon penerima dibuka pada 15–20 Juli 2026 dan dapat diperpanjang hingga 22 Juli apabila kuota belum terpenuhi.

 

Tahapan berikutnya meliputi seleksi administrasi dan wawancara di tingkat desa atau kelurahan pada 23–25 Juli 2026, masa sanggah pada 27 Juli 2026, verifikasi tingkat kabupaten pada 3–5 Agustus 2026, hingga penetapan penerima beasiswa melalui Keputusan Bupati yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2026.

 

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Garut bekerja sama dengan 16 perguruan tinggi di Kabupaten Garut. Pilihan program studi yang tersedia mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, teknik, teknologi informasi, ekonomi, hukum, administrasi publik, hingga ilmu keagamaan.

 

Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemkab Garut berharap setiap desa dan kelurahan memiliki generasi muda yang berpendidikan tinggi, mampu menjadi agen perubahan, serta berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Program BK

    Program BK

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • visibility 82
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — STOP jangan lagi bikin program BK cuman ganti tahun ajaran saja…. Ada cara lebih mudah…. aku punya contekannya….   Sekarang sudah gak bingung lagi diburu-buru beresin program BK…   Perlu kita pahami bersama bahwa sampai saat ini memang tidak ada panduan teknis yang benar-benar baku atau menyeragamkan bentuk administrasi BK di semua sekolah. […]

  • Membaca Jejak “Ba’dul Ikhwan”

    Membaca Jejak “Ba’dul Ikhwan”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Transmisi Teks al-Bajuri dan Simpul Tiga Ulama dari Tatar Sunda Abad ke-19 — TIGARUT.COM — ​Menelusuri jejak para sarjana Sunda di Kairo pada paruh pertama abad ke-19 sering kali membentur dinding ketiadaan arsip yang utuh. Sebelum Terusan Suez beroperasi pada 1869, perjalanan ke Mesir bukanlah rute lazim bagi para penuntut ilmu dari Nusantara yang umumnya […]

  • 5 Uniknya Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026

    5 Uniknya Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026 menjadi salah satu ajang olahraga yang menarik perhatian masyarakat. Digelar di GOR Akuatik Talaga Bodas, Kabupaten Garut, kompetisi ini tidak hanya menjadi arena adu kemampuan para atlet muda, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit unggul cabang olahraga renang. Di balik kemeriahannya, terdapat sejumlah fakta menarik yang […]

  • Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 551
    • 0Komentar

    TIGARUT,COM — Jika menyebut Garut, banyak orang Indonesia spontan menjawab: dodol. Bukan gunungnya dulu, bukan pantainya, apalagi macet jalurnya saat libur panjang. Julukan Garut Kota Dodol telah menjadi identitas kultural yang menempel kuat, bahkan lebih populer daripada slogan resmi daerah. Namun, julukan ini tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari sejarah panjang industri rumahan, kreativitas […]

  • Nah Ini Dia! 5 Keutamaan Kopi dari Gunung Papandayan

    Nah Ini Dia! 5 Keutamaan Kopi dari Gunung Papandayan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 269
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Gunung Papandayan di Garut bukan hanya terkenal dengan panorama kawah dan padang edelweisnya, tetapi juga dengan kopi yang tumbuh di lereng-lerengnya. Kopi Papandayan memiliki karakter unik yang lahir dari perpaduan tanah vulkanik subur, udara sejuk pegunungan, dan tradisi petani lokal yang penuh dedikasi. Berikut adalah lima keutamaan kopi dari Papandayan yang membuatnya layak […]

  • Gen Z dan TikTok: Scroll Nggak Jelas Bikin Kelelahan Digital di Ranah Algoritmik

    Gen Z dan TikTok: Scroll Nggak Jelas Bikin Kelelahan Digital di Ranah Algoritmik

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Sukron Abdilah
    • visibility 909
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sebagai generasi milenial karena lahir tahun 82an, ada juga generasi yang katanya paling adaptif terhadap teknologi, tapi paling tidak adaptif terhadap ketenangan batin. Generasi yang tidak bisa hidup tanpa Wi-Fi, tapi juga tidak bisa hidup dengan terlalu banyak notifikasi. Mereka adalah generasi Z, yang popular dengan istilah “Gen Z”. Kalau kamu juga Gen […]

expand_less