Breaking News
dark_mode

Bupati Garut Lepas 32 Pemain Kontingen Persigar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melepas kontingen atlet Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar) yang akan berlaga di putaran Nasional Liga 4 di Pasuruan, Jawa Timur. Prosesi pelepasan ini berlangsung khidmat di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026).

Bupati Garut mengekspresikan rasa bahagia dan bangganya atas pencapaian Persigar yang berhasil menjadi salah satu kesebelasan perwakilan Jawa Barat setelah keluar sebagai juara liga. Menurutnya, sepak bola memiliki daya tular energi yang luar biasa bagi suatu daerah.

Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus mendukung perjuangan Persigar di kancah nasional. Prestasi Persigar diharapkan mampu melecut semangat masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa Kabupaten Garut memiliki talenta-talenta hebat yang patut diperhitungkan.

Sebagai bekal bagi para atlet, Bupati menitipkan pesan penting agar tim selalu menjaga kondisi selama berkompetisi. “Kepada seluruh tim, lakukan persiapan yang semestinya, istirahat yang secukupnya, dan jangan lupa untuk selalu berdoa agar mampu mencapai hasil yang maksimal,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menyampaikan laporan teknis mengenai kesiapan kontingen. Sebanyak 32 pemain terbaik Garut siap diberangkatkan ke Kabupaten Pasuruan. Di babak ini, Persigar akan bersaing ketat dalam grup yang terdiri dari empat tim tangguh, yaitu Persigar (Kabupaten Garut), Club Kabupaten Pidie (Aceh), Persibom Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara), dan Club Pasuruan (Jawa Timur).

Asep Mulyana menerangkan bahwa Persigar saat ini sudah berhasil menembus babak 64 Besar Nasional. Kompetisi akan berjalan dengan sistem gugur yang menyaring tim ke babak 32 besar, 16 besar, hingga final.

“Persigar ini sekarang masuk 64 besar Nasional yang akan diluncurkan ke 32 besar, lalu 16 besar. Mudah-mudahan nanti Kabupaten Garut bisa menembus target untuk masuk ke Divisi 3 Liga Nasional,” pungkas Kadispora.

Komentar

Rekomendasi

  • Menghidupkan Kartini

    Menghidupkan Kartini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, menghidupkan Kartini bukan sekadar mengenang nama, melainkan menyalakan lentera jiwa. Ia hidup dalam hasrat belajar tanpa henti—dari buku, dari kehidupan, dari luka bangsanya, dari cahaya dunia. Pengetahuan menyulutnya keberanian menjawab tantangan zaman.   Ia hadir dalam daya juang yang tenang namun teguh—menembus derita, melampaui batas, merajut relasi, menempa diri. Dari sana tumbuh emansipasi […]

  • Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT,COM — Jika menyebut Garut, banyak orang Indonesia spontan menjawab: dodol. Bukan gunungnya dulu, bukan pantainya, apalagi macet jalurnya saat libur panjang. Julukan Garut Kota Dodol telah menjadi identitas kultural yang menempel kuat, bahkan lebih populer daripada slogan resmi daerah. Namun, julukan ini tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari sejarah panjang industri rumahan, kreativitas […]

  • Tugu Sunyi di Pinggir Jalan, Jejak Darah dan Nyali Pemuda Garut di Kubang

    Tugu Sunyi di Pinggir Jalan, Jejak Darah dan Nyali Pemuda Garut di Kubang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di tengah riuh kendaraan yang melintas di Jalan Raya Garut–Bandung, berdiri sebuah tugu kecil yang kerap luput dari pandangan. Tak mencolok, tak ramai dikunjungi, bahkan sering diselimuti rumput liar. Namun di sanalah, sejarah berdarah Garut pernah ditulis.   Tugu itu dikenal sebagai Tugu Pertempuran Kubang. Bagi sebagian orang, ia hanya penanda jalan. Tapi bagi […]

  • Yazid bin Muawiyah, Otak di Balik Pembantaian Husein bin Ali

    Yazid bin Muawiyah, Otak di Balik Pembantaian Husein bin Ali

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Tulisan ke-19 Edisi Ramadan. Kita lanjutkan tokoh paling kontroversial dalam Islam, Yazid bin Muawiyah. Beliau lah otak di balik pembantaian Husein bin Ali, cucu Rasulullah, di Karbala. Simak narasinya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak! Tahun 646 M, di wilayah Suriah, lahirlah Yazid bin Muawiyah. Ayahnya, Muawiyah bin Abi Sufyan, pendiri Dinasti Umayyah, politisi […]

  • Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Nury Sybli, Alumni UIN Jakarta
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — “Don’t Judging” — Catatan Pagi dari Obrolan Anak SD   Pagi ini di sela-sela ribetnya siap berangkat sekolah, Ni Luh tiba-tiba nanya, “Mom, waktu aku bayi gendut ya?” “Iya… tapi cantik dan menggemaskan,” jawabku cepat.   Dia diam sebentar, lalu lanjut, “Nanti pas aku Junior High School, aku nggak tahu wajahku jadi gimana. […]

  • 5 Tradisi Menjelang Bulan Ramadhan di Garut

    5 Tradisi Menjelang Bulan Ramadhan di Garut

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Masyarakat Garut memiliki beragam tradisi khas dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tradisi-tradisi ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan lahir dan batin, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Berikut lima tradisi yang masih banyak dilakukan di Garut menjelang Ramadhan. 1. Munggahan Munggahan merupakan tradisi makan bersama keluarga, kerabat, atau tetangga sebelum memasuki […]

expand_less