Stasiun Garut Ketika Jadi Pasar
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- visibility 25
- print Cetak

TIGARUT.COM — Ada masa ketika kawasan yang kini dikenal sebagai Stasiun Garut justru menyimpan pemandangan yang sangat berbeda. Setelah aktivitas perkeretaapian berhenti, area emplasemen atau halaman peron Stasiun Garut beralih fungsi menjadi kawasan pasar.
Stasiun Garut sendiri memiliki sejarah panjang. Jalur Cibatu–Garut dibuka pada 14 Agustus 1889. Stasiun ini kemudian mengalami masa nonaktif sejak 1983, setelah sarana perkeretaapian menua dan kalah bersaing dengan kendaraan bermotor. Selama masa tersebut, bangunan dan kawasan bekas stasiun mengalami berbagai perubahan fungsi, termasuk menjadi kawasan pasar.
Dokumentasi Gurnitho pada 2016 memperlihatkan bagaimana bekas emplasemen Stasiun Garut telah berubah menjadi area Pasar Garut. Foto tersebut menjadi salah satu catatan visual penting untuk melihat perubahan wajah kawasan stasiun sebelum jalur kereta api Garut kembali diaktifkan.
Menariknya, perjalanan sejarah itu kemudian berbalik arah. Setelah puluhan tahun tidak melayani perjalanan kereta api, Stasiun Garut kembali dioperasikan dalam rangka reaktivasi jalur Cibatu–Garut pada 24 Maret 2022.
Foto tahun 2016 ini mengingatkan kita bahwa sebuah tempat tidak hanya memiliki satu cerita. Di balik pasar yang pernah memenuhi kawasan tersebut, terdapat jejak perjalanan panjang perkeretaapian Garut.
Sumber:
Dokumentasi Gurnito – Kereta Anak Bangsa (2016).
Stasiun Kereta Indonesia – sejarah Stasiun Garut.
Universitas Udayana, kajian transformasi Stasiun Garut.
Kompas.com, peresmian kembali Stasiun Garut tahun 2022.
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Sumber: GaroetTempoDoeloe

Saat ini belum ada komentar