Mokel, Mogok, dan Ketiduran
- account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM — Sekolah Ramadhan sebentar lagi selesai.
Jujur, bagi saya pribadi sebagai guru BK sekaligus working mom, Ramadhan tahun ini lumayan “ngelag”.
Energi sering naik turun. Beberapa kali bahkan sempat micro sleep di motor pulang sekolah.Alhamdulillah selamat sampai rumah
alhamdulillah juga, tidak ada kasus siswa yang terlalu berat. Sebagian besar masih bisa diselesaikan kolaborasi dengan wali kelas.
Ada juga cerita unik: ketahuan ada murid yang mokel MBG. 😆
Namanya juga remaja, selalu saja ada cerita yang bikin geleng kepala sekaligus senyum.
Di sela-sela itu tetap beresin update database siswa, galau karena pengajuan mutasi kembali ditolak dan sempat juga jadi pembimbing lomba fashion show di Garut kota.
Setiap hari juga pulang bawa kresek MBG banyak ke rumah. Lumayan jadi “oleh-oleh Ramadhan” dari sekolah. Pernah juga satu hari yang cukup menguji kesabaran. Motor tiba-tiba mogok di jalan, di siang bolong pula. Akhirnya harus dorong motor sampai ke bengkel, sambil nahan panas dan nahan tenaga yang memang sudah tipis karena puasa.
Capek? Iya.
Tapi tetap terasa ada makna di setiap harinya.
Apalagi ruang BK selalu saya usahakan tetap terbuka. Siswa-siswa yang “barawel” itu tetap datang. Ada yang cuma ingin cerita, ada yang sekadar duduk sebentar, ada juga yang datang sambil bawa cerita hidupnya yang kadang lebih berat dari tugas sekolah.
Kadang justru dari obrolan-obrolan kecil itu terasa kenapa pekerjaan ini tetap berarti.
Mudah-mudahan setelah lebaran bisa membuka lembaran baru. Kalau pun masih di tempat yang sama, tidak apa-apa.
Yang penting tetap sehat,
tetap bisa membuat materi-materi BK,
tetap bisa bikin event BK yang “cetar” dan bermanfaat untuk siswa.
Dan tentu saja terus berdoa sebanyak-banyaknya,
semoga Allah suatu hari memberi jalan agar bisa pindah ke homebase yang diharapkan.
Apa doa bapak/ibu guru di bulan Ramadhan ini?
Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
- Penulis: Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
