Breaking News

Suryana Fatah, Seniman Leles Garut di Balik Tokoh Babah Ho Liang

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 27
  • print Cetak

TIGARUT.COM —- Nama Suryana Fatah mungkin tidak lagi terlalu sering disebut oleh generasi sekarang. Namun bagi penikmat lawak Sunda pada era 1970–1980-an, ia merupakan salah satu sosok yang sangat dikenal melalui karakter Babah Ho Liang dalam grup lawak De Kabayan.

Suryana Fatah dikenal sebagai pelawak sekaligus penyanyi. Ia bergabung dengan De Kabayan bersama Aom Kusman, Kang Ibing, Wawa Sofyan, dan Mang Ujang. Dalam kelompok tersebut, Suryana membawakan karakter Babah Ho Liang dengan gaya bicara dan penampilan khas yang menjadi bagian dari identitas lawak De Kabayan.

Putra Leles, Garut

Salah satu hal yang menarik bagi sejarah kesenian Garut adalah keterangan bahwa Suryana Fatah merupakan pituin Leles, Garut. Sumber biografi yang terbit pada 2011 menyebut ia lahir di Leles, Garut, dan mencatat tahun kelahirannya 1920. Namun, karena sumber lain mengenai biodatanya tidak selalu konsisten, tahun kelahiran tersebut sebaiknya dianggap sebagai data yang masih perlu diverifikasi dengan dokumen primer.

Yang juga menarik, karakter Babah Ho Liang begitu kuat hingga banyak orang mengira Suryana Fatah merupakan keturunan Tionghoa. Sumber yang membahas dirinya menyebut bahwa Suryana sebenarnya orang Sunda dan tidak dapat berbahasa Mandarin. Karakter tersebut merupakan bagian dari seni perannya dalam lawakan.

Bersama De Kabayan

De Kabayan menjadi salah satu kelompok lawak Sunda yang terkenal pada masanya. Nama-nama seperti Kang Ibing, Aom Kusman, Suryana Fatah, Wawa Sofyan, dan Mang Ujang kemudian menjadi bagian dari sejarah perkembangan lawak Sunda modern.

Suryana tidak hanya mengandalkan seni lawak. Ia juga mempunyai kemampuan bernyanyi dan menghasilkan rekaman. Album Alung-alung disebut dirilis oleh Nusantara Recording pada 1978. Setelah itu terdapat Alung-alung II dan Araraneh.

Lagu “Alung-alung” menjadi salah satu karya yang kemudian dikenang dalam perjalanan musik Sunda populer. Arsip digital mengenai Suryana juga mencatat sejumlah lagu dari album tersebut.

Babah Ho Liang di layar lebar

Karakter yang diperankannya kemudian tidak hanya hadir dalam lawakan. Suryana Fatah juga bermain film.

Dalam film Apanya Dong (1983) garapan Nya Abbas Akup, ia tercatat memerankan Ho Liang. Film tersebut juga menampilkan sejumlah nama besar lainnya, termasuk Titiek Puspa dan Indra Widyawati.

Dengan demikian, perjalanan Suryana Fatah mencakup beberapa bidang sekaligus: lawak, musik, dan film.

Album lawak Babah Ho Liang

Pada 1984, Suryana kembali menggunakan karakter Babah Ho Liang dalam album lawak Sunda “Babah Ho Liang Brang Breng Brong”. Album tersebut melibatkan Wawa Sofyan, rekan Suryana di De Kabayan. Dokumentasi mengenai album tersebut juga memperlihatkan bahwa foto Suryana digunakan pada sampul kaset.

Tahun-tahun terakhir

Menurut sumber biografi yang tersedia, Suryana Fatah berhenti dari kegiatan De Kabayan sekitar 1994. Setelah itu aktivitasnya lebih banyak diarahkan kepada kegiatan keagamaan dan dakwah di sejumlah masjid di Bandung.

Ia meninggal dunia di Bandung pada 6 September 2003. Sumber lain yang memuat dokumentasi De Kabayan juga menyebut Suryana dimakamkan di TPU Cikutra, Bandung.

Jejak seorang seniman Leles

Suryana Fatah merupakan salah satu contoh bagaimana seniman asal Garut mampu menembus dunia hiburan Jawa Barat dan nasional.

Dari Leles, Garut, ia kemudian dikenal luas sebagai Babah Ho Liang—sebuah karakter panggung yang begitu melekat pada dirinya. Ia berkarya melalui lawak, rekaman musik, hingga film.

Bagi sejarah Garoet Tempo Doeloe, kisah Suryana Fatah menarik bukan hanya karena popularitasnya sebagai pelawak, tetapi juga karena menunjukkan bahwa Leles pernah melahirkan seorang seniman yang menjadi bagian penting dari sejarah lawak Sunda.

Sumber

1. Biografi – Suryana Fatah, 28 September 2011.

2. Team Bulls – De Kabayan, dokumentasi mengenai Suryana Fatah dan De Kabayan.

3. Berita Gosip 2, dokumentasi diskografi dan foto Suryana Fatah.

4. Data film Apanya Dong (1983), Nya Abbas Akup.

5. Dokumentasi digital lagu Alung-alung.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Tips Mudik Aman dan Nyaman ke Garut

    5 Tips Mudik Aman dan Nyaman ke Garut

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 287
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang perayaan Idul Fitri, perjalanan mudik ke Garut menjadi momen yang dinanti banyak perantau. Kota yang dikenal dengan udara sejuk dan kuliner khasnya ini selalu ramai dikunjungi saat Lebaran. Namun, meningkatnya arus kendaraan menuju Garut sering kali menimbulkan kemacetan dan perjalanan yang lebih panjang dari biasanya.   Agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, […]

  • Bedah Itinerary 2 Hari ke Tempat Wisata di Garut Minim Macet

    Bedah Itinerary 2 Hari ke Tempat Wisata di Garut Minim Macet

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut menawarkan paket lengkap liburan alam, mulai dari kesejukan pegunungan seperti Gunung Papandayan hingga relaksasi pemandian air panas alami di Cipanas. Kabupaten di Jawa Barat ini sangat diminati wisatawan yang mencari udara bersih, pemandangan kawah aktif, serta eksotisme pantai selatan. Keberagaman lanskap inilah yang menjadikan daerah berjuluk Swiss van Java ini selalu ramai dikunjungi […]

  • Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 234
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Untuk melayani dan demi kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan Singajaya-Cibalong yang menghubungkan dengan jalur lintas selatan Jabar. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pendidikan dan perekonomian seperti pendistribusian hasil pertanian dan pariwisata.   “Itu l salah satu jalur prioritas pengembangan wilayah […]

  • 5 Cara Nelayan Garut Selatan Menangkap Ikan, Masih Andalkan Konvensional

    5 Cara Nelayan Garut Selatan Menangkap Ikan, Masih Andalkan Konvensional

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 52
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Laut selatan Garut bukan sekadar hamparan biru yang membentang sejauh mata memandang. Di balik debur ombak Pantai Santolo, Rancabuaya, Cijeruk, Cicalobak hingga Cimarimuara, tersimpan cerita panjang tentang nelayan yang menggantungkan kehidupan dari laut.   Pagi-pagi sekali, ketika sebagian orang masih terlelap, perahu-perahu kecil mulai bergerak meninggalkan tepian. Jaring, pancing, perahu sederhana, serta pengalaman […]

  • Yuk Ngarawat Ci Garut

    Yuk Ngarawat Ci Garut

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 326
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Persiapan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut (HJG) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (29/1/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.   Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, jika ada yang […]

  • Mirip Malin Kundang! Inilah Kisah Dalem Boncel

    Mirip Malin Kundang! Inilah Kisah Dalem Boncel

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 406
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Cerita rakyat “Dalem Boncel” berasal dari Jawa Barat. Cerita karya Sunarsih ini mengisahkan sebuah keluarga miskin yang memiliki seorang anak bernama Boncel. Suatu hari, Boncel pergi dari desa Bungbulang untuk mengadu nasib. Boncel pun tiba di desa Caringin, Banten. Di sana, ia bekerja dengan kepada desa. Kegigihan dan kejujurannya membuat dirinya diangkat sebagai sekretaris […]

expand_less