Breaking News

5 Cara Nelayan Garut Selatan Menangkap Ikan, Masih Andalkan Konvensional

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 36
  • print Cetak

TIGARUT.COM – Laut selatan Garut bukan sekadar hamparan biru yang membentang sejauh mata memandang. Di balik debur ombak Pantai Santolo, Rancabuaya, Cijeruk, Cicalobak hingga Cimarimuara, tersimpan cerita panjang tentang nelayan yang menggantungkan kehidupan dari laut.

 

Pagi-pagi sekali, ketika sebagian orang masih terlelap, perahu-perahu kecil mulai bergerak meninggalkan tepian. Jaring, pancing, perahu sederhana, serta pengalaman membaca tanda-tanda alam menjadi bekal mereka menghadapi luasnya laut selatan Garut.

 

Di tengah perkembangan teknologi perikanan yang semakin maju, sebagian nelayan Garut Selatan masih menangkap ikan dengan cara yang tergolong konvensional. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Garut, Lukman Dadel Nurhakim, menyebut nelayan di wilayah tersebut umumnya masih menggunakan perahu berkapasitas sekitar 3 Gross Ton (GT), dengan peralatan tangkap dan teknologi yang terbatas.

 

Kondisi ini membuat pengalaman dan pengetahuan lokal menjadi modal penting bagi nelayan ketika berhadapan dengan perubahan cuaca, gelombang, arus, hingga musim ikan.

 

Lantas, bagaimana cara nelayan Garut Selatan menangkap ikan dengan peralatan yang masih sederhana?

 

1. Menggunakan Pancing

 

Pancing menjadi salah satu alat tangkap yang sederhana sekaligus dekat dengan kehidupan nelayan.

 

Dengan tali, mata pancing, dan umpan, nelayan berusaha mendapatkan ikan dari perairan yang menjadi wilayah tangkap mereka. Hasil tangkapan sangat bergantung pada lokasi, musim, kondisi cuaca, serta keberadaan ikan.

 

Kesederhanaan alat bukan berarti pekerjaan menjadi mudah. Nelayan tetap membutuhkan keterampilan untuk menentukan lokasi dan waktu yang tepat.

 

2. Mengandalkan Jaring

 

Selain pancing, jaring menjadi alat penting dalam aktivitas penangkapan ikan.

 

Jaring memungkinkan nelayan menangkap ikan dalam jumlah lebih banyak. Namun, keterbatasan jenis dan jumlah jaring membuat kemampuan nelayan menjangkau berbagai wilayah tangkap juga terbatas.

 

Karena itu, hasil tangkapan tidak hanya ditentukan oleh alat yang digunakan, tetapi juga pengalaman nelayan dalam membaca kondisi laut.

 

3. Melaut dengan Perahu Kecil

 

Perahu menjadi sarana utama nelayan untuk menuju wilayah penangkapan.

 

Sebagian nelayan Garut Selatan masih menggunakan perahu berkapasitas sekitar 3 GT. Ukuran armada tersebut tentu membatasi jarak tempuh dan daya jelajah ke tengah laut.

 

Berbeda dengan kapal perikanan berukuran besar yang mampu menjangkau wilayah tangkap lebih jauh, nelayan dengan perahu kecil harus memperhitungkan kondisi gelombang, cuaca, bahan bakar, dan keselamatan sebelum berangkat.

 

4. Membaca Tanda-Tanda Alam

 

Sebelum teknologi navigasi modern berkembang, laut telah mengajarkan nelayan bagaimana membaca dirinya sendiri.

 

Arah angin, arus, gelombang, perubahan cuaca, awan, hingga musim ikan menjadi bagian dari pengetahuan yang terus diwariskan.

 

Pengalaman bertahun-tahun menjadi semacam “GPS alami” bagi nelayan. Dari tanda-tanda tersebut, mereka memperkirakan kapan harus berangkat, ke mana mencari ikan, dan kapan waktunya kembali ke daratan.

 

Pengetahuan ini tidak selalu tertulis dalam buku. Ia hidup melalui pengalaman dan diwariskan dari orang tua kepada anak serta dari nelayan senior kepada generasi berikutnya.

 

5. Mengandalkan Pengalaman dan Teknologi Sederhana

 

Cara konvensional bukan berarti nelayan sama sekali tanpa teknologi.

 

Berbagai peralatan sederhana tetap digunakan untuk mendukung kegiatan melaut. Namun, keterbatasan teknologi navigasi dan armada membuat pengalaman menjadi salah satu modal utama.

 

HNSI Garut sebelumnya menyoroti perbedaan kapasitas armada nelayan Garut Selatan dengan nelayan di kawasan Pantura yang sebagian telah menggunakan kapal lebih besar dan teknologi navigasi yang lebih modern.

 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan armada, alat tangkap, teknologi, serta infrastruktur pendukung masih menjadi pekerjaan penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan Garut Selatan.

 

Laut Garut Selatan dan Harapan Nelayan

 

Potensi laut Garut Selatan sebenarnya sangat besar. Persoalannya bukan semata-mata ada atau tidaknya ikan, tetapi juga kemampuan nelayan menjangkau wilayah tangkap, meningkatkan hasil produksi, dan membawa hasil laut secara aman.

 

Modernisasi pun tidak harus dimaknai sebagai meninggalkan tradisi.

 

Pengetahuan lokal nelayan tetap penting. Teknologi justru dapat menjadi alat untuk memperkuat pengalaman tersebut agar kegiatan melaut menjadi lebih aman, efektif, dan produktif.

 

Perahu boleh menjadi lebih besar. Alat navigasi boleh semakin canggih. Jaring boleh semakin modern.

 

Namun, kemampuan membaca laut tetap merupakan kekayaan yang tidak boleh hilang.

 

Sebab bagi nelayan Garut Selatan, laut bukan hanya tempat mencari ikan. Laut adalah ruang kehidupan, sumber penghidupan, sekaligus warisan pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

 

Dari Santolo hingga Rancabuaya, dari Cijeruk hingga Cicalobak, cerita itu terus bergerak bersama ombak.

 

Nelayan berangkat membawa harapan, pulang membawa hasil. Di antara keduanya, ada laut yang harus dijaga bersama.

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Kampus Terfavorit di Garut yang Wajib Diketahui

    5 Kampus Terfavorit di Garut yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 46
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Garut bukan hanya memiliki destinasi wisata dan kuliner yang khas. Kota Intan juga terus berkembang sebagai salah satu kawasan pendidikan tinggi di Priangan Timur.   Sejumlah perguruan tinggi menawarkan pilihan program studi yang beragam, mulai dari pendidikan, teknologi, kesehatan, ekonomi, hukum hingga keislaman. Berdasarkan sejumlah rujukan perguruan tinggi di Garut pada 2026, berikut […]

  • 5 Kampus Terbaik di Garut, Pilihan Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan

    5 Kampus Terbaik di Garut, Pilihan Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kabupaten Garut tidak hanya dikenal sebagai daerah wisata dan kuliner, tetapi juga sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di wilayah Priangan Timur. Sejumlah perguruan tinggi di Garut terus berkembang dengan menghadirkan program studi unggulan, peningkatan akreditasi, serta berbagai prestasi akademik yang membanggakan.   Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus jauh […]

  • Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

    Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 266
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Raden Dewi Sartika dikenal sebagai Pahlawan Nasional Wanita Indonesia dari Jawa Barat. Beliau dengan segenap hatinya memperjuangkan dunia pendidikan bagi kaum wanita untuk dapat menikmati rasanya bersekolah seperti kaum laki-laki. Namun, bukan hanya Raden Dewi Sartika yang telah berjasa memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita di Jawa Barat. Deri Eka Firman (Duta Bahasa […]

  • 5 SDIT Terbaik di Garut

    5 SDIT Terbaik di Garut

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Referensi Orang Tua dalam Memilih Sekolah Dasar Islami   TIGARUT.COM – Minat masyarakat Kabupaten Garut terhadap pendidikan berbasis Islam Terpadu (IT) terus meningkat. Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dinilai mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman sejak dini.   Berikut ini adalah 5 SDIT terbaik di Garut yang banyak menjadi rujukan orang […]

  • Tau Gak Sih? Domba Garut Itu Keren Banget! Petualangan di Desa Sukalaksana

    Tau Gak Sih? Domba Garut Itu Keren Banget! Petualangan di Desa Sukalaksana

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 444
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Terletak di Pedesaan yang sejuk dan asri, Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang di Kabupaten Garut menyimpan pesona alam dan budaya yang masih alami dan autentik. Desa ini bukan hanya menawarkan keindahan lanskap pedesaan, tapi juga pengalaman wisata yang berkesan dari keramahan penduduk lokal, kuliner tradisional, hingga atraksi budaya yang unik seperti domba Garut yang […]

  • Regresi Kualitas Pemimpin

    Regresi Kualitas Pemimpin

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • visibility 102
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, ketika bangunan negara Indonesia merdeka baru didirikan, politik dan pemerintahan dipimpin oleh para negarawan paling cemerlang: berpandangan jauh ke depan, berwawasan luas, berintegritas kuat, serta berjiwa asketis dengan kehidupan yang bersahaja. Pada masa itu, kebodohan menjadi public enemy dalam politik.   Tak heran jika generasi tersebut mampu menorehkan legasi emas dalam sejarah bangsa […]

expand_less